Selasa, 14 April 2015

LAPORAN BTT PENGARUH ASAL LETAK BIJI DALAM BUAH


ACARA I
PENGARUH ASAL LETAK BIJI DALAM
 BUAH TERHADAP PERKECAMBAHAN BIJI KAKAO

A.    Tujuan
Mengetahui pengaruh letak biji dalam buah terhadap perkecambahan biji kakao.
B.     Dasar Teori
Tanaman kakao dapat diperbanyak secara vegetatif dan generatif. Perbanyakan vegetatif dengan menggunakan metode okulasi dan sambung pucuk. Perbanyakan vegetatif dilakukan dengan menggunakan biji. Perbanyakan tanaman kakao juga dapat dilakukan dengan kombinasi antara perbanyakan vegetatif dengan perbanyakan generatif. Salah satu faktor yang turut menunjang tingkat keberhasilan sambung pucuk dan okulasi adalah ketersediaan batang bawah yang subur dan sehat. Batang bawah yang subur dan sehat pada umumnya diperoleh dari biji yang berasal dari tengah buah. Biji yang berasal dari tengah buah pada umumnya memiliki ukuran yang lebih besar dari pada dari bagian yang lain ( Anonim, 2012).
Biji yang baik adalah yang berasal dari bagian tengah buah, yaitu 2/3 bagian dari untaian biji. Biji yang terletak di bagian tengah menunjukkan persentase kerusakan dan biji yang tidak tumbuh terkecil serta daya dan panjang kecambah terbesar. Biji yang terletak di bagian tengah memiliki ukuran yang lebih besar jika dibandingkan dengan bagian pucuk ataupun pangkal. Dengan demikian, secara kuantitatif, biji yang berukuran besar jumlah cadangan makanan akan semakin banyak sehingga dapat mencukupi kebutuhan hidupnya (Anonim, 2009)
Benih yang besar dan berat memiliki cadangan makanan yang banyak atau juga bisa karena memiliki embrio yang besar. Makin besar dan berat ukuran benih, maka kandungan protein dalam benih juga akan semakin banyak.

Berat benih sangat menentukan kecepatan pertumbuhan dan produksi karena pada benih yang berat akan dihasilkan kecambah yang besar pada saat

permulaan dan berat tanaman yang tinggi pada saat tanaman dipanen ( Anonim, 2013)
C.    Alat dan Bahan
1.      Biji kakao
2.      Polybag
3.      Larutan kapur/ serbu gergaji
4.      Fungisida
5.      Pisau
6.      Pasir
7.      Pupuk kandang
D.    Cara Kerja
1.      Cara mengambil biji dari buah :
a)      Memilih buah yang masak, di pecah dengan alat pemukul sampai terbelah/ dipotong secara membujur
b)      Kemudian biji di keluarkan/ mengambil biji dari yang tengah dan ujung sebagai perlakuan
c)      Biji yang di lapisin daging buah (pulp) di rendam dalam larutan kapur 2.5 % atau dengan serbuk gergaji, dengan cara di remas - remas
d)     Dicuci dengan air bersih, daging buah dan kulit biji dikupas, di cuci lagi
e)      Untuk melindungi biji dari serangan jamur, di rendam dalam larutan fungisida selama 5 – 10 menit, dikeringkan sehingga kadar air tinggal 40%
2.      Menyiapkan media perkecambahan terdiri dari campuran pasir dan pupuk kandang berbanding 1:1
3.      Menanam biji dalam polybag sedalam 2 cm
4.      Melakukan pemeliharaan meliputi penyiraman, penyiangan, pengendalian hama dan penyakit




E.     Hasil Pengamatan
Tabel.1.1 Hasil Pengamatan Perlakuan Ujung dan Tengah

Hasil pengamatan perlakuan ujung
kelompok
Hari mulai berkecambah
(hari )
Kecepatan berkecambah
(hari)
Daya kecambah (%)
1
4
0, 6
60 %
2
5
0, 68
68 %
3
4
0, 5
50 %
4
4
0, 53
53 %
5
5
0, 46
46 %
6
3
0, 76
76 %
Rata-rata
4
0, 58
58, 83 %
kelompok
Hasil pengamatan perlakuan tengah
Hari mulai berkecambah (hari)
Keceparan berkecambah (hari)
Daya kecambah (%)
1
4
0, 44
44 %
2
4
0, 57
57 %
3
4
0, 5
50 %
4
3
0, 6
60 %
5
4
0, 61
61 %
6
3
0, 51
51 %
Rata-rata
4
0, 53
53, 83 %
Sumber : Praktikum Budidaya Tanaman Tahunan 2014
F.     Pembahasan dan Kesimpulan
Pembahasan
Pada acara praktikum pengaruh asal letak biji dalam buah terhadap perkecambahan biji kakao dengan membedakan dua bagian pada buah kakao yaitu, ujung dan tengah. Ada tiga parameter yang digunakan dalam pengamatan yaitu, hari mulai berkecambah (hari), kecepatan berkecambah (hari), dan daya kecambah (%). Beradasarkan data diatas dapat dibahas bahwa dari praktikum pengaruh letak biji kakao didapatkan rata-rata hari mulai berkecambah pada perlakuan  ujung 4, rata-rata kecepatan berkecambahnya 0,58 dan rerata daya kecambahnya 58,53 %, sedangkan pada perlakuan tengah rata-rata hari mulai berkecambah 4, rata-rata kecepatan berkecambah 0,53 dan rata daya kecambahnya 53,58 %.
Data tersebut menunjukan bahwa hari mulai berkecambah pada biji kakao perlakuan tengah lebih baik dibandingkan dengan biji kako perlakuan ujung,hal itu disebabkan biji yang terletak di bagian tengah memiliki ukuran yang lebih besar jika dibandingkan dengan bagian pucuk ataupun pangkal. Dengan demikian, secara kuantitatif, biji yang berukuran besar jumlah cadangan makanan akan semkin banyak sehingga dapat mencukupi kebutuhan hidupnya. Pada praktikum kali ini kecepatan berkecambah pada perlakuan ujung lebih besar di bandingkan kecepatan berkecambah pada perlakuan tengah. Hal ini menujukan bahwa pada perlakuan tengah kecepatan berkecambahnya lebih baik dan lebih cepat ketimbang kecepatan berkecambah pada perlakuan ujung. Pada praktikum kali ini daya kecambah pada perlakuan ujung lebih tinggi dibandingkan daya kecambah pada perlakuan tengah hal ini disebabkan karena kesalahan praktikan seperti kesalahan dalam peletakan biji pada polybag, yang menyebabkan benih kakao tumbuh ke dalam tanah.
Kesimpulan
Dari hasil pengamatan yang kami lakukan dapat disimpulkan bahwa perkecambahan biji kakao di pengaruhi oleh asal letak biji dalam buah kakao. Di mana untuk parameter hari mulai berkecambah biji kakao perlakuan tengah lebih baik dibandingkan dengan biji kakao perlakuan ujung,hal itu disebabkan biji yang terletak di bagian tengah memiliki ukuran yang lebih besar jika dibandingkan dengan bagian pucuk ataupun ujung.



G.    Daftar Pustaka
Anonim. 2009. Perkecambahan biji pada bagian tengah
shttp://www.wikipedia.co.id/2009/01/perkecambahan-biji-pada-sbagian-tengah.html diakses pada tanggal 22 november 2014 pukul 20:49 WIB

Anonim. 2012. Vegetatif dan generative pada tanaman kakao
http://www.google.co.id/2012/11/Vegetatif-dan-generative-pada-tanaman-kakao.html diakses pada tanggal 22 november 2014 pukul 21.25 WIB

Anonim. 2013.kedudukan biji dalam buah kakao
http://www.anakagronomy.com/2013/03/kedudukan-biji-dalam buahkakao.html diakses tanggal 22 november 2014 pukul 21:03 WIB



H.    Lampiran Gambar dan Hasil Praktikum

0 komentar:

Posting Komentar